Senin, 11 November 2013

EA

I praise Allah for sending me you, my love :')

finally, the lucky guy has come to me. aiiih...senangnya saya menemukan seorang laki-laki yang benar-benar mencintai saya. nothing else matters. sebuah kecocokan dan kenyamanan hati dalam menjalani keseharian ternyata tidak dapat diukur dengan uang ataupun materi.


And I pray we're together in Jannah

semoga perjalanan kita berada pada jalur yang diridhoi oleh Allah SWT. Amiiin.

Selasa, 30 Juli 2013

Jumat, 28 Juni 2013

serpihan hati by utopia

dimatamu aku tak bermakna
tak punyai arti apa-apa
kau hanya inginkanku saat kau perlu
tak pernah berubah

kadang ingin kutinggalkan semua
pedih hati menahan dusta
di atas perih ini aku sendiri
selalu sendiri
 
serpihan hati ini kupeluk erat
akan kubawa sampai kumati
memendam rasa ini sendirian
ku tak tahu mengapa aku tak bisa melupakanmu

kupercaya satu hari nanti aku akan merebut hatimu
walau harus menunggu
sampai ku tak mampu
menunggumu lagi

dimatamu aku tak bermakna...

Senin, 27 Mei 2013

Kamis, 23 Mei 2013

Ter Pak Sa

*postingan ini dibuat dengan membajak tab adik saya secara diam-diam,hehe:D*
Beberapa hari yang lalu, saya melakukan sesuatu yang (sepertinya) tidak perlu dilakukan. Namun karena terlanjur kesal dan kehabisan akal untuk get over it, saya sedikit tega jadinya. Ter pak sa.
Sebut saja Mr.X, 23 tahun.
Beberapa bulan lalu, ada seorang teman saya mengatakan bahwa ada yang ingin berkenalan dengan saya. Seperti biasa, respon saya selalu positif bila ada yang ingin berteman. Sesaat kemudian ada kontak baru yang masuk ke daftar kontak bbm saya.
Semua baik-baik saja, hingga satu momen Mr.X mengajak saya keluar. Saya ragu awalnya. Namun setelah dipikir-pikir, apa salahnya toh. Singkat cerita, kami memutuskan untuk nonton satu film di 21. Saya lupa judulnya apa. Jujur, i didn't really enjoy the movie. Buktinya, saya bahkan tidak ingat judulnya. Namun saya masih punya sedikit perasaan menghargai ajakan dari Mr.X ini. So i pretended to be so excited with the movie. Ouch. 2 jam yang dingin dan menyiksa batin :(
Ternyata tidak cukup sampai di situ saja. Mr.X mungkin merasa mendapat semacam angin segar karena saya bersikap sangat positif kepadanya. Padahal, pada kenyataannya saya bersikap positif kepada siapapun. Mr.X menjadi lebih getol dan rajin menyapa saya di bbm, setiap hari, setiap jam. Ajakan keluar pun makin sering, namun saya selalu mempunyai alasan untuk tidak merespon ajakannya itu. Entah keluar makan siang, nonton, jalan, apa lah. Saya tidak mau.
Mengapa saya tidak mau? Karena saya sudah memutuskan untuk pensiun dari dunia PHP terhitung Januari 2013. Saya merasa sudah saatnya berhenti bermain-main dengan perasaan orang lain, dan memang sudah saatnya untuk lebih mengerucutkan tujuan-tujuan hidup saya agar lebih fokus ke depan. Saya dari awal sudah tahu, pasti ujung-ujungnya begini. Ujung-ujungnya saya pusing sendiri. Ujung-ujungnya orang lain sakit hati. Dan ujung-ujungnya saya tidak menemukan orang yang saya cari selama ini. Hiish. I hate this part.
Tidak sulit untuk mengetahui perasaan Mr.X kepada saya. Terlihat jelas. Terpampang nyata di jidat. Mr.X di mata saya adalah seseorang yang masih bersikap seperti anak kecil, dan mempunyai level PD agak di atas rata-rata. Maksudnya di sini adalah terkadang dia berlebihan... Namun bukannya senang, saya malah semakin sakit kepala dibuatnya. Pernah suatu hari, tepat sehabis mandi sore, ada bbm masuk dari Mr.X yang berisi pertanyaan stardard : lagi apa, di mana? Saya jawab dengan balasan standard juga : di rumah, mau ke pasar sebentar, isi ulang galon. Memang pada hari itu, mama saya menyuruh saya ke pasar sebentar untuk isi ulang galon air minum. 5 menit kemudian, dia sudah ada di depan rumah. Saya kaget setengah mati. Saya tanya untuk apa dia datang ke rumah saya sore-sore padahal saya tidak sedang ingin menerima tamu. Di luar dugaan dia bilang..
"kalo gak didatengin ke rumahnya langsung, gak bakal bisa ketemu. Yok berangkat sekarang.."
"Ha? Ke mana?"
"Isi galon.."
Saya serasa ditimpuk batu bata.
It's getting serious now. Saya yang serius untuk segera ambil keputusan. Terlebih lagi Mr.X ini makin sering mengumbar kata-kata non-pertemanan seperti "kangen" atau "aku siap kok jadi imam kamu" dan lain-lainnya. Tidak lupa ditambah emoticon ({})... What is going on?! Aarrgh.
Daripada saya sakit kepala terus-terusan, akhirnya saya sudah beberapa minggu ini tidak merespon bbmnya layaknya beberapa bulan lalu. Saya sengaja menghindar. Saya tidak tahu harus bagaimana untuk mengatakan bahwa saya bukanlah orang yang dia cari. It's been sooo useless. I'm not worth waiting.
Kata-kata ababil seperti "helloo..we are not couple" atau "ampun deh, kok masih ada spesies GR kayak gini siih" sering sekali melintas di kepala saya. Dan saya merasa terbebani secara moral. Ini harus segera di-skak mat!
Akhirnya otak iseng saya bekerja setelah sekian lama vakum. Di puncak rasa penasarannya terhadap saya, saya mengirimkan sebuah foto tangan kiri saya, yang mana di jari manisnya ada cincin. Dan seperti yang saya perkirakan, Mr.X mengira saya sudah dilamar atah tunangan. Hihi memang dasar pikiran masih labil dan kekanak-kanakan, langsung berasumsi sendiri. Dari situ saja sudah terlihat bagaimana pola pikirnya. Tsk!
Faktanya, saya belum tunangan dengan siapapun ya. Masih mau jadi single happy. Dan cincin itu adalah hadiah dari tante saya :D
Later, saya sempat cek twitter dan lihat timeline Mr.X.. Saya minta maaf ya, Mr.X. Ini memang sudah seharusnya saya lakukan demi kebaikan kedua pihak. Let's just be friend.
*Nb : semoga postingan ini tidak dibaca oleh Mr.X, ya Allah. Amiin.

Rabu, 22 Mei 2013

welcome back, me

hoaaahh..my first posting in 2013!

been so busy a while. i miss youuuu so! XD

terus terang, sejauh 2013 berjalan, saya bersyukur atas hal-hal yang telah terjadi kepada saya. saya lulus ujian kompetensi dokter, mendapat wahana internship yang sesuai dengan keinginan saya, terselamatkan dari pergaulan (yang hampir) bebas (na'udzubillah), mendapat teman-teman baru yang sangat menghibur saya, dan keberadaan keponakan saya satu-satunya yang sangat saya cintai, Zaky alias Ukik hehe.
untuk semua hal di atas, tidak ada alasan bagi saya untuk tidak merasa bersyukur. alhamdulillah.


Kamis, 22 November 2012

mommy, my shining star

22 november 2012

sangaaaat lama semenjak terakhir saya update blog ini. kesibukan beberapa bulan terakhir memang tidak bisa memberikan ruang segar sebentar untuk saya menulis. saya terlalu sibuk untuk urusan ini-itu, ke sini-situ, untuk si ini-itu. yahh..nikmati saja prosesnya, batin saya dalam hati.

anyway, ada beberapa hal yang saya ingin tuangkan dan share di blog saya ini. kurang yakin untuk mulai dari mana. saya hanya menuliskan apa yang sedang diperintahkan lobus frontal saya.

akhir tahun 2012, hati dan pikiran saya sedang diuji berat beratnya. hampir saja saya losing grip seandainya saya tidak mempunyai orangtua dan keluarga yang selalu mendukung saya di tiap inchi langkah yang saya ambil, di tiap musibah yang menimpa saya, dan di tiap tujuan yang saya perjuangkan.

mengakhiri perjalanan koas saya, selama kurang lebih hampir dua tahun lamanya, di stase Radiologi. so much fun here! setiap hari membaca Rontgen dan CT Scan pasien-pasien RSMH. saya begitu tertarik dan geli sendiri mendapati diri saya agak sukar membaca hasil foto x-ray. dan pastinya, saya sering didera mata lelah karena terlalu lama menatap ke lampu Ro yang terangnya bikin mata sipit, heheee. selain itu, saya dan teman-teman juga tengah sibuk mempersiapkan Ujian Kompetensi Dokter Indonesia, yang mana akan kami ikuti dua minggu setelah yudisium alias diumumkan lulus sebagai dokter. saya dan teman-teman pun semakin semangat untuk membahas soal-soal ujian yang didapat dari berbagai universitas di Indonesia.

stase Radiologi berakhir. yudisium di depan mata. and here i am, tengah duduk manis di dalam satu ruangan aula dengan ratusan calon dokter di dalam yang sedang harap-harap cemas apakah mereka akan terus melaju atau justru tertahan sementara waktu di fakultas ini. ehm..atau dalam bahasa frontalnya "tidak lulus". saya cemas. jelas karena saya tidak tahu apakah nilai saya mencukupi untuk lulus menjadi dokter akhir tahun ini dan mengikuti ujian kompetensi. saya ragu. benar-benar ragu akan lulus dengan mulus. saya merasa ada sedikit perasaan tidak enak mengenai nilai stase jiwa saya. yea, i didn't have a good time there. saya tidak berani banyak berharap, namun wajah orangtua saya terus muncul dan melintas di pikiran saya. saya takut akan mengecewakan orangtua apabila nanti saya tidak mampu lulus semua stase tanpa ada yang mengulang.

time is up. pembantu dekan sudah selesai memberikan kata sambutan pada acara tersebut, itu artinya dalam beberapa menit ke depan akan disebutkan satu per satu nama dokter muda dan diumumkan apakah dia lulus atau mengulang stase yang dianggap kurang memenuhi standar.

telapak tangan saya basah. saya cemas luar biasa. saya berharap sekali akan lulus tanpa mengulang stase. mengapa? karena masa koas adalah masa paling indah untuk dikenang bukan untuk diulang. ya ya, semua mahasiswa kedokteran pasti setuju 4 jempol dengan pernyataan saya barusan, hehee. saya berusaha tampak tenang dan santai menunggu nama saya dipanggil. and then the story goes..

"Hediaty Syafiera.." pembantu dekan membenarkan posisi kacamatanya.

saya berdiri dari kursi. tangan saya masih saling menggenggam. masih basah. jantung saya menghentak lebih kencang. ya Allah..lulus ya Allah..apapun yang terjadi hari ini, ini lah yang terbaik dariMu, saya membatin dalam hati.

.."belum lulus.."


JLEB!! saya tersentak. kaget luar biasa. teman-teman saya menoleh sama kagetnya ke arah saya. tanpa ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut saya, juga teman-teman saya. saya masih bisa mendengar gaungan kata "belum lulus" hingga beberapa detik kemudian. saya ingin menoleh ke sebelah kiri saya, teman saya menghibur dengan mengucapkan kata "sabar..sabar.." yeah..menghibur orang itu hal yang gampang dilakukan, namun berada di posisi saya sekarang adalah bagian yang sulit.

saya tidak konsentrasi lagi hingga acara selesai. euforia teman-teman sejawat yang tidak mengulang stase begitu riuh. saya hanya bisa tersenyum getir dengan muka sedikit pucat. saya sedih, saya malu, saya benci, saya kesal, semua campur aduk dalam benak saya. dan mata saya mulai berkaca-kaca tanpa diminta.

saya melihat sekeliling. saya menyadari satu hal. ini lah momen dimana tawa bahagia dan tangis duka terjadi dalam satu waktu, satu tempat, dan oleh satu kausa yang sama. saya mengambil posisi duduk di pojokan. diam. mengeluarkan ponsel dan segera memberitahu orangtua saya tentang hasil yang saya dapat hari ini. well, i know exactly it does hurt. saya benar-benar sedih.

di seberang sana suara ibu saya tidak terdengar sedih sedikit pun. beliau malah membesarkan hati saya untuk tidak berputus asa dan tetap bersabar dalam keadaan apapun. di detik ini, saya hampir menangis. hampir, saya masih bisa menahan emosi saya.

me with Ayu, beberapa hari sebelum kelulusan
saya menghampiri Ayu, teman sejawat sekaligus teman dekat saya. dia seorang chinese yang sangat pintar. saya mengucapkan selamat ke Ayu sebab dia berhasil lulus. detik kemudian Ayu memeluk saya dan mengatakan "it's ok if you wanna cry, Duncan" (nama panggilan saya). then i cried like a kid lost her teddy bear. saya benar-benar menangis sampai sesengukan. saya tidak peduli suara serak tangis saya membuat orang-orang di sekitar kami menoleh. whatever they think lah ya, saya juga tidak peduli. kami berdua berpelukan sambil menangis hingga kurang lebih 5 menit. no words, just tears. at all.



saya mengulang stase jiwa, sesuai dengan feeling saya beberapa hari terakhir sebelum hari pengumuman tiba. saya akhirnya mengerti bagaimana rasanya "when you're up, your friends know who you are. but when you're down, you know who exactly your friends are" saya pulang ke rumah dengan mata sembap dan muka kusut. ibu saya mengajak saya ngobrol di dalam kamar. saya menangis sejadi-jadinya, membenamkan kepala dalam bantal. ibu saya tentu sedih, namun beliau justru memompa semangat saya dan memberikan keyakinan bahwa semua hal sudahada yang mengatur. bukan bermaksud untuk pasrah dalam menjalani hidup, namun apabila kita sudah berusaha dan hasilnya tetap tidak sesuai dengan doa kita, maka there'll be another big-sweet-surprise for me next time. jangan pernah protes dengan keputusan Tuhan, becoz God never sleeps. He'll give you what you need, not what you want.

saya tambah menangis melihat cara ibu saya mati-matian membangkitkan semangat anaknya yang sudah hampir hopeless ini. but finally it worked. sedikit-sedikit saya mulai bisa menerima kegagalan saya yang pahit ini. saya sedikit-sedikit bisa belajar bagaimana memanage emosi dan menyelaraskannya dengan logika dan keyakinan bahwa jalan yang akan saya tempuh tidak lah berakhir di sini. masih banyak tantangan di depan yang harus saya taklukkan di masa yang akan datang.



thank you mommy. you're always be my shining star :*

Sabtu, 31 Maret 2012

here without you - 3 doors down

A hundred days have made me older
Since the last time that I saw your pretty face.
A thousand lies have made me colder
And I don't think I can look at this the same.
All the miles that separate
Disappear now when I'm dreamin' of your face.
 
I'm here without you baby
But you're still on my lonely mind.
I think about you baby and I dream about you all the time.
I'm here without you baby
But you're still with me in my dreams
And tonight, it's only you and me.

The miles just keep rollin'
As the people leave their way to say hello
I've heard this life is overrated
But I hope that it keeps better as we go.
 
Everything I know, and anywhere I go,
It gets hard but it won't take away my love.
And when the last one falls, when its all said and done.
It gets hard but it won't take away my love.