Selasa, 15 Februari 2011

setitik air mata menjelang wisuda

alhamdulillah hari ini urusan pendaftaran wisuda kelar semua. senang? belum tentu.. ternyata ada yang membuat hari saya yang riang gembira mendadak turun sampai ke titik terendah.

pulang dari Indralaya, saya mampir ke Madang dulu karena mobil bapak saya parkir di sana. dan sekalian saya melihat pengumuman nilai blok 20 dan 21 yang beberapa hari sebelum yudisium sudah tertempel namun saya belum sempat melihat-lihat.

okey..pertama yang saya lihat adalah daftar nilai blok 20. sreeeeeet..bagus.. alhamdulillah.. next, saya beralih ke lembar pengumuman nilai blok 21.. feeling saya kok agak kurang enak ya..?

saya dengan sigap mencari nama saya, dan..wow betapa kagetnya saya mendapati nilai blok 21 yang (astaga) cuma 2.2??!!! how come? dan yang lebih menyakitkan lagi mahasiswa di kelas rata-rata menadapat nilai 3.4.. it really hurts.
well..bukan bermaksud apa-apa, seumur-umur saya baru kali ini dapat nilai  2.2 dan bukan hanya itu, pikiran saya langsung otomatis melancong ke beberapa bulan lalu ketika blok 21 diselenggarakan. saya berusaha sekeras mungkin untuk introspeksi diri terlebih dahulu sebelum men-judge adanya faktor X lain.

yang saya ingat.. blok 21 adalah :
1. blok Ilmu Kedokteran Keluarga
2. saya tidak pernah absen kuliah
3. saya tidak pernah menandatangani absen mahasiswa lain
4. saya datang ke kelas sebelum dosen datang
5. saya mengikuti seluruh tutorial dan skill lab dgn baik
6. saya mengikuti ujian MCQ yang notabene soalnya beda tipis dgn soal ujian tahun lalu (everybody knows that!!)
7. saya mengikuti ujian SOCA yang kasusnya sama dgn tutorial
8. saya mengikuti ujian OSCE yang saya yakin sekali dgn apa yang sudah saya persiapkan sebelumnya
9. saya mempelajari materi yang sama dgn teman2 sekelompok belajar saya (dan nilai teman2 saya meroket jauh. absolutely breaking my logic!) jadi saya bisa mentoleransi kalau ada variasi nilai yang tidak begitu jauh. namun tidak dalam kasus saya.

well..saya tak tahu harus protes dan menanyakan hal ini kepada siapa. kalaupun saya nanti mempermasalahkan hal ini, saya seribu persen yakin saya tidak akan mendapat jawaban yang memuaskan, setidaknya menjawab rasa penasaran akan keajaiban nilai saya yang sangat memalukan ini.

saya tahu, ketika orang melihat daftar nilai blok 21 tersebut, mereka pasti berkomentar "gila..bodoh amat ini anak.." ketika melihat nama saya. but unfortunately i'm not that stupid! 

dan saya jadi penasaran tentang mahasiswa yang mendapat nilai full 4.0, how smart are they?
yah, ini adalah secuil ketidakadilan hidup yang harus saya alami dan lewati demi mendewasakan saya dan mengecilkan IPK tentunya. thank you so much! this is really an unforgettable moment in my end of study.

ke mana saya harus protes? ke mana saya harus mengadu?
ada hadist yang mengatakan bahwa kita boleh membalas perlakuan orang lain terhadap kita asal setimpal, namun lebih baik bila kita bersabar. i'm sorry i'm not that patient.

ya Tuhan, beri tahu saya bagaimana untuk membalas ini. saya menyerahkan semua pada kuasaMu. semoga ada hikmah di balik semua ini. amiin.

2 komentar:

  1. sama aja mas,aku juga dapet 2 koma... tp kyny sih karena socanya, yang dapet kasus SKN itu lho... nyantai aje.. nilai kita ini jg gk membuktikan apa2 dari pengetahuan kita semasa kuliah...

    BalasHapus
  2. iya, seingetku aku jg dapet ttg SKN. waahh...ya udahlah ya mbak..aku gak mau ambil pusing. yg penting jalan menuju dokter gak terhambat. cuma agak sedikit kecewa aja, hehe

    BalasHapus