Jumat, 25 Maret 2011

she was normal - IKJ #2

dia hanya tak bisa menerima kenyataan bahwa kakak kandungnya telah tiada, pergi meninggalkannya untuk selama-lamanya.

dia hanya tak bisa menerima bahwa hanya kegagalan demi kegagalan yang dia dapat atas apa yang dia cita-citakan sejak kecil, menjadi seorang polwan.

dia hanya tak bisa menahan sakit hatinya terhadap laki-laki yang pasti dia sangat cintai, tergambar dari bekas cincin di jari manisnya.

dia hanya tak bisa menerima ke dalam tangannya disuntikkan obat-obatan penenang saat emosinya sedang melonjak hebat.



i talked to her. we had a lot of laugh. she talked in English, but always said "f*ck you" when she felt bad. she gave me her cookies. she gave me her phone number so i could send her sms, although when i dialed that number, it wasn't connected. she told me about her family, and i kept trying to pretend to understand what she meant at all. we had chats. she showed me how the drugs injected into her body, haha. that was the funniest part! she told me that she had a boyfriend in Baturaja (and i felt pity to myself, i didn't have any one, haha). 


thank you for you time, patient. 

unhealthy part. 2

(melanjutkan posting yang berjudul unhealhty)

okey, dan akhirnya saya sudah tidak tahan lagi menahan nyeri ini. semalam, saya memastikan ada tidaknya ciri-ciri gigi geraham bungsu akan tumbuh ataupun ada tidaknya gigi yang berlubang yang menyebabkan saya mengalami gangguan aktivitas karena nyeri hebat ini.

dengan modal penlight saya dan pinjaman kaca mulut punya adik saya, saya memeriksa gigi geligi saya sendiri di depan cermin. pertama-tama saya mengobservasi rahang kanan atas saya, di mana rasa nyeri terasa sangat hebat. satu-persatu saya lihat, tidak ada gigi yang berlubang. tidak ada. (FYI, sejak tahun 2001, saya sudah tidak mempunyai keluhan lagi dengan gigi geligi saya). saya yakin sekali. lalu saya mengalihkan cahaya penlight ke arah gusi paling belakang, karena kemungkinan akan tumbuh gigi geraham bungsu (ini pendapat mama dan adik saya). okelah saya lihat, padahal sebenarnya saya tidak merasakan adanya tanda-tanda akan tumbuh gigi. yang terlihat memang sedikit pembengkakan di sana, dan tampilan keputih-putihan. namun sekali lagi saya yakin ini bukanlah gigi yang akan tumbuh.

sakit kepala sebelah kanan (migrain) ini semakin menghentak. saya tidak bisa berkonsentrasi. telinga saya sakit (saya sempat menyangka ada yang salah dengan telinga atau tuba eustachius saya karena flu berat). walaupun sudah meminum anti-nyeri pun, tidak ada pengaruhnya.

dan akhirnya saya memutuskan untuk ke dokter gigi.


dan inilah percakapan yang terjadi antara saya dan sang dokter gigi..


drg : "ya, silahkan duduk.."
saya : (ambil posisi di kursi periksa dan langsung kumur-kumur)
drg : "kenapa?"
saya : "saya merasa nyeri. sangat nyeri di rahang atas. tapi saya gak bisa melokalisir (menunjuk) bagian mana yang nyeri. seluruh rahang kanan atas nyeri."
drg : "sudah berapa lama?"
saya : "tiga hari yang lalu"
drg : "makan apa sebelumnya? yang keras-keras?"
saya : "hmm..gak ada. makan biasa. cuma kemaren lagi flu berat, tapi menurut saya gak ada hubungannya, dok"
drg : "okey, kita periksa" (ngambil kaca mulut dan sonde, lalu mulai beraksi). yang ini sakit?"
saya : "gak"
drg : "yang ini sakit?" (men-sonde geligi saya kemudian mengetok-ngetoknya)
saya : "gak dok.."
drg : "hmm...gak ada apa-apa ini giginya. nyerinya di bagian mana aja?"
saya : "nyerinya sampe migrain dan kadang-kadang di belakang mata. nyeri banget dok.."
drg : (kembali mengecek rahang saya) kok kayaknya gak mungkin dari gigi ya.. ya udah, saya kasih obat antinyeri aja dulu"
saya : *cletak!!* (saya menutup mulut, dan sang dokter gigi langsung noleh merhatiin saya)
drg : "coba kamu buka mulut lagi" (kedua telapak tangannya menempel di temporal saya)
saya : (mangap-nutup-mangap-nutup)
drg : "oohh..TMJ kamu bergeser. pantes.. ternyata di sini masalahnya. kalo ada masalah sama TMJ memang sudah gak karuan sakitnya. kamu lagi ujian gak sekarang?"
saya : "gak dok. lagi kuliah biasa"
drg : "atau lagi stress? lagi ada yang dipikirin?"
saya : "hee enggak dok" (nyengir)
drg : "soalnya biasanya stress bisa menjadi pemicunya"
saya : *JLEB*
drg : "okey, kita obatin dulu aja ya, kalo masih nyeri, harus difoto (maksudnya adalah TMJ x-ray)"
saya : *cemass...*


saya sudah menyangka sebelumnya akan ada masalah yang terjadi dengan rahang saya, mengingat saya mempunyai kebiasaan buruk selama bertahun-tahun untuk "membunyikan" TMJ saya bila sedang tidak ada kerjaan atau sedang pusing. daaan inilah dampak buruknya. di samping itu, saya juga suka sekali tertawa terbahak-bahak. astaga..ternyata benar ya ajaran agama, kalau tertawa tidak boleh sampai terbahak-bahak (ampuni hamba ya Allah). namun saya tidak pernah menyangka disfungsi atau kerusakan TMJ saya akan datang secepat ini.

bagi yang belum tahu, apa sih TMJ itu, cekidot gambar di bawah ini ya :)


bagian yang dilingkari kuning itulah yang disebut TMJ (TemporoMandibular Joint). sendi ini amat rentan terhadap trauma atau dislokasi yang disebabkan oleh seringnya "memainkan" rahang dan membuka mulut terlalu besar, contoh bila sedang tertawa atau menguap.

dan memang benar, saya selalu merasakan krepitasi ketika membuka mulut terlalu besar. dan sekarang saya kena batunya. saya tidak tahu, apakah otot-otot dan tendo yang melekat di sekitar sendi masih berfungsi bagus atau tidak. hanya satu doa saya, semoga tidak ada fraktur halus di daerah TMJ ataupun rahang atas ya Allah (mengingat ini nyeri sekali).

dan inilah contoh dari TMJ x-ray




haha, saya teringat kuliah dari Sp.BP necis minggu lalu ketika saya sedang mengikuti KKJ di departemen bedah RSMH. si Sp.BP necis sempat memeperlihatkan beberapa foto nyata dari orang-orang yang mengalami pergeseran TMJ dan fraktur maksilla atau rahang atas. daaaan saya sangat tidak tertarik untuk mempunyai kondisi yang demikian menyakitkan. oh no. saya tidak sanggup. 


semoga lekas sembuh. amiin :")

Rabu, 23 Maret 2011

untitled


I HATE TO FIND MY SELF ADDICTED TO 
FAKEBOOK 
AND 
TWIDER

 

unhealthy

tepar se-tepar teparnya yang paling tepar! hah..

setelah dua hari yang begitu menguras tenaga dan pikiran, alhamdulillah hari ini dapet jatah libur dari Dept. PDL. lumayan, bisa bed rest total di rumah. udah kayak zombie aja ini badan. lemes banget. rhinorrhea. concha nasalis sinistra saya oedema. dan..tidur jadi terganggu karena tiba-tiba saya terbangun karena tidak bisa bernapas dengan baik.

ya Allah..i want my health back. saya baru menyadari bahwa penyakit seringan influenza atau common cold pun bisa menjadi senjata pembunuh bagi mereka yang mengalami kelainan imunitas. alhamdulillah saya terlahir normal tanpa cacat :') namun, walaupun begitu, saya termasuk orang-orang yang imunitasnya rendah terhadap viral infection, terlebih-lebih kalau saya sedang tidak memperhatikan asupan gizi. flu saja bisa jadi lebay begini.

di ruang auditorium kemarin, ketika wisuda, saya hampir 30 kali bersin-bersin. parah sekali.. saya hampir menangis karena sakit kepala ini begitu menghentak. ditambah lagi, rahang atas saya nyeri sekali karena akan tumbuh gigi. yang terakhir tadi menambah penderitaan. saya sudah meminum anti-nyeri, namun tak kunjung reda. rasanya bukan seperti sakit gigi. saya tidak bisa melokalisir bagian mana yang menjadi fokus rasa nyeri, terasa di seluruh rahang atas. dan saya demam tinggi.

saya juga kehilangan panas tubuh di perifer. jadinya saya menggigil terus-terusan. dan saya belum siap untuk kembali ke rumah sakit dalam waktu dekat. bisa-bisa saya menjadi penyumbang penyakit di sana. berdosalah saya. hah.. serba salah.

semoga bisa lekas sembuh. amiin ya robbal'alamin :")


Senin, 21 Maret 2011

honesty - Billy Joel

If you search for tenderness
It isn't hard to find
You can have the love you need to live

But if you look for truthfulness

You might just as well be blind
It always seems to be so hard to give

Honesty is such a lonely word

Everyone is so untrue
Honesty is hardly ever heard
And mostly what I need from you


I can always find someone

To say they sympathize
If I wear my heart out on my sleeve

But I don't want some pretty face

To tell me pretty lies
All I want is someone to believe

I can find a lover
I can find a friend
I can have security
Until the bitter end

Anyone can comfort me

With promises again
I know, I know

When I'm deep inside of me

Don't be too concerned
I won't ask for nothin' while I'm gone

But when I want sincerity

Tell me where else can I turn
'Cause you're the one that I depend upon

Sabtu, 19 Maret 2011

berada di tengah "dunia lain" - IKJ #1

jadwal saya untuk hari ini adalah koas junior di rumah sakit jiwa yang ada di kota Palembang. waktu yang ditetapkan kepada para KKJ adalah pukul 7.30 sudah harus berada di sana. seperti biasa, saya lebih senang menghabiskan waktu berlama-lama mandi dan berdiri di depan cermin tanpa rasa bersalah padahal jam dinding sudah menunjukkan pukul 7 lebih 10 menit. haha. benar-benar bukan contoh yang baik..

singkat cerita, saya sampai di rumah sakit tersebut sekitar jam 7.35 dan tiba-tiba ponsel saya berbunyi tanda sms masuk. saya membuka pesan dari seorang teman saya yang kebetulan sama-sama sedang bertugas di sana. isinya adalah saya sedang dimana, mengapa belum datang juga. oh yess, that's soo me. selalu datang di detik-detik terkahir :D

rumah sakit ini begitu luas dan juga begitu sepi. ketika saya masuk sendirian, saya hanya melihat seorang perempuan (mungkin pegawai kebersihan di sana) sedang menyapu. ehm, tentu saya juga kurang yakin. tapi saya sih cool aja kan, walaupun dalam hati dag dig dug ser setengah mati :P saya terus menyusuri koridor sendirian. sekali lagi sendirian. dari kejauhan saya melihat bapak-bapak sedang berjalan santai. ah, mungkin ada baiknya saya bertanya pada beliau dimana ruang koas berada, sebab teman saya yang tadi sms saya saja tidak bisa mendeskripsikan ulang jalan menuju ruangan tempat kami berkumpul, pikir saya dalam hati.

si bapak semakin dekat. saya pun siap-siap melemparkan senyum (FYI, saya sangat susah tersenyum, red) semanis mungkin dan berusaha tampak ramah. 6 meter.. 5 meter.. 4 meter.. saya siap-siap bertanya. 3 meter.. saya berdehem dulu.. 2 meter.. oh no, something must be wrong with me.. 1 meter.. alarm tanda bahaya berbunyi kencang di kepala saya!! saya melotot. oh no, tidaaaak! saya baru menyadari ketika si bapak berada pada radius 1 meter di depan saya, di dada kiri bajunya terdapat tulisan bordir "pasien erba".. what the..?

so stupid i was! hampir saja saya meloncat kabur dan berlari sekencang mungkin. betapa tidak pada saat itu, hanya ada saya sendirian dan si bapak. well, bukan bermaksud untuk su'uzhon, tapi saya amat minim ilmu bela diri. saya belum siap bila harus memompa adrenalin sepagi ini. tapi teteeep..jurus andalan saya di situasi yang paling buruk sekalipun adalah dengan tetap bersikap cool. it worked! niat saya yang awalnya ingin bertanya arah, saya urungkan dengan sangat bijak. saya tidak berani menatap mata si bapak karena bukannya saya takut, tapi saya hanya tidak mau bila tatapan mata saya akan disalahartikan, misalnya tiba-tiba si bapak bilang "napa lo liat-liat? hah?" haha, that's just my bad thought, actually. dan akhirnya saya hanya berpapasan dengan si bapak sambil sedikit memejamkan mata. fyuuhh.. *lap keringet*

saya menghubungi teman saya, bertanya di mana ruangan koas yang sedang saya tuju. teman saya hanya mengatakan patokannya adalah mushola. dan itu artinya saya harus mencari mushola yang entah dimana itu. hahh..

singkat cerita, saya sampai juga. jam menunjukkan pukul 8 lebih beberapa menit. residen yang akan membimbing kami belum juga datang. dan dengan tidak manusiawi, tiba-tiba perut saya berkontraksi minta dikeluarkan isinya. hadeeeh benar-benar serba tidak tepat. muka saya sudah pucat menahan sakit perut terus-terusan ini, dan tangan saya sudah berkeringat dingin. untuk yang satu ini, saya tidak bisa bersikap cool.. poor me.

lantas saya bertanya ke teman saya di mana saya bisa menemukan WC. lalu, si teman saya itu berkata "hmm..ada sih, WC mushola aja" oh ya ya.. berarti saya harus menemukan bangunan mushola dulu, baru kemudian menuju ke WCnya. sipp! Dora the explorer is in da house!

saya hanya mempunyai dua pilihan, tetap menahan poop hingga pulang ke rumah atau poop di sana walaupun dalam keadaan tanpa sabun. yaaah pilihan yang sama-sama tidak menguntungkan sebenarnya. tapi harus ada salah satu yang dipilih, dan saya memilih opsi kedua.

saya sotoy bercampur kebelet mencari bangunan yang bernama WC dengan patokannya adalah mushola. okey, yang ada di kepala saya hanya mushola, mushola, dan mushola dengan masih menahan sphincter ani yang masih berkontraksi. oh, dalam keadaan seperti ini terkadang dunia terasa begitu kejam. 

violaa! saya menemukan mushola. akhirnyaaa.. langkah kaki saya semakin meningkatkan frekuensi langkahnya demi sampai secepat mungkin. namun, semua di luar dugaan..

jleb! setiba saya beberapa meter di depan mushola, lagi-lagi keadaan ajaib mendatangi saya. langkah saya terhenti ketika mendapati di dalam mushola tersebut ada beberapa orang laki-laki yang sedang menyapu mushola. yaaakk lelaki dengan baju berlabel di dada kiri. owwmaaann! seakan nabrak tembok, kaki saya tidak bisa melangkah lagi ke depan. saya kembali melotot. dan alarm tanda bahaya kali ini berdering tiga kali lebih kencang dari pada yang pertama tadi. ebuset!

"suit..suit.."
"cewek..cewek..hehehe"
"piwiit..piwiit.."

syiiiiit! hahaha. aseli speechless saya. ajaib sekali hari saya kali ini! ada yang lagi nge-lap pintu mushola, membawa ember, dan lain-lain. tuhaaan, apa yang sedang terjadi sekarang.. saya memang suka kalo digodain laki-laki, tapi please bukan jenis yang ini. mamaaaaaaa...!!

hasrat poop hilang entah ke mana. saya bahkan sempat lupa dengan niat dan tujuan saya di awal tadi. hahahaha. dengan kocak dan muka datar menahan malu saya balik kanan bubar jalan. jalannya dicepet-cepetin. terlebih lagi ketika saya mendengar ada yang bilang "nak ke mano..? hehehe" dari arah mushola. oh tidak, ini konyol. hampir meledak ketawa saya menertawakn diri sendiri! hahaha. saya pun bahkan tidak berani menoleh lagi ke arah mushola. ngibriiiitt!! kontan saya kabur. hahaha.


well, life treats you soo perfectly unpredictable :D

*laugh*

Kamis, 17 Maret 2011

FILA

men could get broken too. but not as much as women.

beberapa hari yang lalu, seorang teman baik saya mengirimkan sebuah pesan singkat ke ponsel saya. pesannya singkat sih, dan jujur masih saya simpan. isi pesan tersebut hanya dua kalimat. kalimat pertama berisikan permintaan maaf karena ia baru bisa menghubungi saya saat ini, dan kalimat kedua berisikan deskripsi dia mengenai keadaannya sekarang.

yang membuat saya tertarik untuk membacanya lebih dari sekali adalah kalimat tersebut datang dari seseorang yang sama sekali tidak terlihat sedang "bermasalah" dari luar. sama sekali. saya yang saat itu sedang berjalan tiba-tiba berhenti. jujur saya kaget dan benar-benar tidak menyangka bahwa dia bisa juga seperti itu.

once you get hurt, you try to kill all the memories in it.

kalimatnya terasa sangat jujur dan manusiawi. tapi syukurlah dia sudah lebih dewasa untuk menerima keadaan sebagai suatu pembelajaran yang berarti. dia mengatakan bahwa dia sudah agak baikan sekarang. tapi saya sendiri sangat yakin bahwa he's not that good rite now. tapi semoga memang begitu kenyataannya.

how to deal with a broken-heart?


fall in love again. F I L A.

 

Senin, 14 Maret 2011

untitled

..all i need now is a cup of hot cappuccino,

with someone to talk to. and laugh till drop.

that's all i need now..

Sabtu, 12 Maret 2011

things go so fast behind my back

he's now running his own life. he re-communicates with his ex. he finds his light. he wasn't he used to be anymore.

does time heal everything?

compare to me.

i'm now running my own life. i'm still trapped in my silly mind. i don't re-communicate with my ex. i don't find my light yet. i am still i used to be.


things just go so fast behind my back. i can't controll it. all i have is two hands with responsibilities in each of it. and i still need two more hands to lighten.

Rabu, 09 Maret 2011

up! up! up!

di saat saya merasa loosing grip seperti ini, rasanya semua makhluk di dunia lenyap entah ke mana kecuali ibu saya. when i need a friend to call, everybody seems to be soo busy. soo hard to find. errrgh. hanya ibu saya yang selalu stand by menampung segala keluh kesah saya. se-mu-a-nya. kadang-kadang saya berpikir alangkah ajaibnya seorang ibu diciptakan oleh Yang Kuasa. hanya dengan melihat mata saya, ibu saya tahu sekali apa saja hal yang telah saya lalui sepanjang hari. tak perlu berkata apa-apa. tak perlu berpura-pura tentunya. my eyes tell everything, my mom once said.

namun, terkadang saya sedikit tak tega bila harus terus-terusan menceritakan hal-hal yang, ehm, menyakitkan kepada ibu saya. walaupun sebenarnya hati saya sudah tak tahan lagi untuk teriak, saya tetap keep it in silence. masih tetap seperti biasa. ibu saya sudah sangat kerepotan mengurusi anak seperti saya, makanya saya tidak mau menambah beban pikiran beliau.

saya harus berbenah diri. sedini mungkin. atau sudah terlambat malah? semoga tidak. time goes by. and i have to move on. up! up! up!



the man who can't be moved - the script

Going cack to the corner where I first saw you
Gonna camp in my sleeping bag I'm not gonna move
Got some words on cardboard, got your picture in my hand
saying, "if you see this girl can you tell her where I am"

Some try to hand me money, they don't understand
I'm not broke I'm just a broken hearted man
I know it makes no sense what else can I do
How can I move on when I'm still in love with you

Policeman says, "son you can't stay here"
I said, "there's someone I'm waiting for If it's a day, a month, a year"
Gotta stand my ground even if it rains or snows
If she changes her mind this is the first place she will go

Cause If one day you wake up and find your missing me
and your heart starts to wonder where on this earth I could be
Thinkin maybe you'll come back here to the place that we'd meet
And you'll see me waiting for you on the corner of the street
So I'm not moving.. I'm not moving 
 
 
 
dua orang teman saya yang berbeda dan dengan kondisi yang berbeda sama-sama mengungkapkan perasaannya melalui lagu ini. hahh. nice.. :)

Teman 1, sebut saja si A.
 
A adalah seorang laki-laki yang agak introvert (menurut saya). saya sih awalnya tidak terlalu mengenal A dengan baik, namun yaaah everybody's changing. seperti biasa, saya hampir selalu didaulat sebagai tempat sampah alias tempat curhat (dan saya selalu kebingungan harus curhat dengan siapa, poor me). saya mendapati gelagat bahwa si A ini menyukai seorang perempuan, teman saya juga. beruntung sekali si A karena pada kenyataannya si perempuan juga mempunyai perasaan yang sama. namun, sayang seribu sayang si A tak pernah mau berkomitmen dengan si perempuan. entah apa alasan lelaki bersikap seperti itu. padahal saya tahu sekali bahwa perempuan mana ada yang mau digantung, kan? nah itu juga yang terjadi pada si perempuan. ia gemas sekali. well, sangat manusiawi sih menurut saya. saya coba bertanya baik-baik dengan si A mengenai alasan dari sikapnya yang seperti itu. dan setelah dibicarakan panjang lebar, saya akhirnya mengerti juga. agak sedikit rumit sih. namun, setiap orang berhak mempunyai pendapat. saya tak banyak protes. si A memutuskan untuk menjalani "hubungan" dengan si perempuan dengan mengalir begitu saja. with unspoken words. si A membiarkan si perempuan menjalani hidupnya sendiri, tanpa "gangguan" dari kehadiran dirinya sebagai "lelaki" di kehidupan si perempuan. namun,  someday they'll make it to be coming true! soo sweeet. nah sekarang malah posisi saya yang agak kurang bagus jadinya. karena sesuatu dan lain hal, hubungan pertemanan saya dengan si perempuan menjadi agak retak. dan tentu saja ini berdampak kepada saya dan si A. si A mendadak menjadi seolah tidak mengenal saya (ya Allah..sering amat ya saya mengalami hal seperti ini..padahal salah saya apaa coba..). keadaan menjadi lucu bagi saya. contohnya begini. ketika saya kebetulan berpapasan dengan A dan si perempuan, si A menjadi sangat sangat dingin. boro-boro menyapa, noleh saja enggak! buseet.. saya sih cool aja kan. tapi sekian lama bersikap seperti itu, akhirnya A tak tahan juga. haha. akhirnya A jujur bahwa selama ini dia berusaha menjaga perasaan si perempuan dengan cara tidak menegur saya ketika berpapasan (what kind of reason it is?!). lagi-lagi posisi saya sangat tidak menguntungkan. saya dan si A tetap berkontak walaupun secara tidak langsung. setelah dipikir-pikir saya memutuskan untuk let it go. you have your own life, i have mine. saya keluar dari lingkaran kisah mereka berdua. to get my self safe. dan melalui lagu ini, si A mengungkapkan isi hati (ceileh..) kepada si perempuan. intinya adalah kemanapun si perempuan pergi, si A tetep nungguin dengan perasaan yang sama. heu..so sweet :")
 
 
 
 
Teman 2, sebut saja si B.
 
B merupakan seorang teman saya yang selalu ingin kembali ke masa lalunya. banyak alasan mengapa seseorang bersikap seperti itu. salah satu yang paling masuk akal adalah setitik penyesalan yang telah dilakukan di masa lalu. saya juga kurang begitu mengetahui. namun yaah seperti pada umumnya, ketika kita belum bisa menemukan seseorang yang kita anggap bisa menggantikan posisi seseorang yang pernah berada di sisi kita sebelumnya, maka kita akan selalu terfokus pada masa lalu. apa dampaknya? kita akan selalu mempunyai perbandingan antara seorang new comer terhadap masa lalu. benar? teman saya yang satu ini pun sepertinya begitu. melalui lagu ini, ia menyampaikan "pesan" kepada masa lalunya. how can i move on when i'm still in love with you? well good luck for you. kalau kamu yakin, keep move on. usaha terus lah jangan sampai impian kamu hanya sebatas di angan-angan. sudah banyak yang dikorbankan, bukan?
 
 
 
:)

Jumat, 04 Maret 2011

test..test..

My first posting via mobile phone. Sepertinya saya akan lebih sering meng-update blog ini dengan menggunakn ponsel karena saya pesimis akan mempunyai banyak waktu luang untuk dihabiskan bersama Toshiba jadul yang papa hadiahkan ketika saya masuk ke sekolah medis. Tapi layaknya barang antik, semakin jadul semakin mantap hehe :P karena saya sudah meng-upgrade RAMnya menjadi 2 GB. Tahu sendiri kan booting hanya butuh beberapa detik dan serba cepat ini itu. Heu..

Kemarin lusa, papa mengajak saya pergi ke salah satu mal yang ada di dekat simpang patal demi mencari kepingan cd mp3 yang berisi musik-musik instrumental. Uwwo..saya sih sebenarnya agak kurang bersahabat dengan toko dvd atau sejenisnya karena biasanya mbak-mbak sales dvd seriing sekali membuat gerah lantaran sibuk mempromosikan barang jualannya. Padahal pembeli adalah raja kan?? Kalau memang ada yang sreg dibeli, ya pasti dibeli walaupun tanpa dipromosikan secara, ehm maaf, berlebihan. That's a very wrong marketing strategy! Make your customer comfort in your place, please..

Jadi teringat beberapa hari yang lalu ketika saya dan beberapa teman lainnya pergi mancari bahan ke salah satu toko kain terkemuka yang terletak di daerah dempo. Yaah..kalau dilihat dari luar sih sepertinya toko ini sangat eksis ya. Tapi ketika saya melangkahkan kaki ke dalamnya, si empunya toko langsung bilang "cari apa?" dengan sangat sangat tidak bersahabat (woww sepertinya saya masih lebih bisa beramah tamah dengan orang lain walaupun saya sama sekali bukan pedagang,red). Saya kaget dan hanya berespon seadanya "mau liat-liat dulu bahannya". Tanpa tendensi untuk meremehkan tentunya. Lalu pegawai toko kain tersebut membuntuti ke mana pun saya dan teman-teman melangkah. Nah ini dia yang sangat saya tidak suka. Kenapa harus selalu mengekori pelanggan? Tahukah penjual bahwa pelanggan akan sangat merasa tidak nyaman bila dibuntuti kemana pun? Hah..serasa mau ngutil saja.. Kesal? Tentu saja. Namun ada lagi yang lebih menyebalkan. Ternyata bahan yang kami cari tidak ada di sana. Lalu kami keluar toko diiringi dengan gerutuan dari pegawai yang sedari tadi membuntuti kami "hah..bikin capek aja!" hell-o!! Saya sebel bukan main. Ini orang kok nyolot ya? Grrr.. Belom tau apa ya lagi berhadapan sama preman tobat? Aissh.. Menyesal sekali saya tidak menempelkan upil di beberapa kain yang sempat saya pegang-pegang tadi!! Ugghh..gondok setengah mati lah.

Nb : kok jadi curcol gini ya? Haha :D