Sabtu, 31 Juli 2010

dasar perempuan! (don't try this at home)


ada sebuah ungkapan belumlah jadi perempuan bila belum bersolek sepertinya sedikit banyak benar adanya. namun, adakalanya perempuan menjadi terlalu naif ketika berurusan dengan hal yang satu ini.

begitu juga saya. entah setan apa yang merasuki pikiran saya, tiba tiba hari ini juga saya sangat ingin merubah bentuk alis saya menjadi seperti perempuan perempuan pesolek. waw..sebuah tantangan yang harus ditaklukkan, pikir saya awalnya.

berdasarkan apa yang pernah saya lihat di majalah, saya sengaja mempersiapkan silet ( ya, benar benar silet ) dan kaca. kemudian saya siap beraksi dengan sotoy-nya. hanya dengan bermodalkan feeling, saya mencoba menghilangkan rasa takut saya dan terus melaju.

mulanya apa yang saya lakukan berjalan lancar, namun beberapa saat kemudian saya merasa ada sesuatu yang menstimulasi reseptor nyeri saya. aduhh! dahi saya mengerenyit beberapa saat. saya kembali melihat cermin. dan owh, ternyata kulit seputar alis mata saya tersilet dan berdarah! tuhan.. apa yang telah saya lakukan?? dan sumpahh ini sangat nyeri.

titik titik darah yang merembes saya bersihkan dengan kapas, tapi hiperemis (kemerahan) tak kunjung hilang. kemudian saya membekukan kapas basah dengan cara memasukkannya ke dalam freezer beberapa saat. tiga menit kemudian saya kompres daerah yang terluka. ada perbaikan sedikit tapi masih nyeri hingga beberapa saat.

untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. alih alih memperbagus alis mata, malah saya yang terkena trauma. KAPOK!

alisku sayang, alisku malang #pasca kejadian

dan saya bertanya tanya, apakah sebegitu besar pengorbanan perempuan untuk mejadikan penampilan mereka lebih menarik? dan saya sangat menyesali hal ini pernah terjadi pada diri saya.

ps: cintai tiap detil dari dirimu :) matamu yang sipit, bodymu yang tak terlalu ideal, kulitmu yang tak terlalu mulus, dan keluhan keluhan perempuan yang lainnya.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar