Sabtu, 24 Juli 2010

renungkan, Heidy!

welcome home..

setelah seharian FULL alias non stop hits muter muterin mal yang ada di palembang, akhirnya saya pulang juga. hoaahmm..ternyata shopping ataupun hanya sekedar window shopping pun merupakan hal yang amat sangat teramat mengasyikkan bagi kaum hawa. haha :D

saya tadi berdua dengan adik saya, Indira Tri Amirah, berbelanja beberapa kebutuhannya untuk memasuki dunia kampus. wahh saya baru menyadari bahwa saya sudah cukup 'berumur' sekarang, hehehe. telah 4 tahun lamanya saya meninggalkan bangku SMA, bangku suka suka. bangku dimana saya tidak perlu sibuk sibuk untuk memikirkan dan memusingkan "akan jadi apa saya nanti di masa depan?" and now..here i am, with responsibilities on my back. i'm getting mature, getting older, and getting more stupid in kitchen :p

nurani saya tergelitik untuk mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri. sebenarnya apa saja sih hal yang telah saya lakukan selama 20 tahun lebih ini? apakah saya telah menjadi manusia yang patut dicontoh? atau paling tidak yang bisa dijadikan contoh yang baik? howwww..i don't think so. i am still a dust in air..

lalu selanjutnya saya merasa sedikit takut dan gelisah untuk menghadapi masa depan saya. dengan segala bentuk pertanyaan yang hampir setiap hari berdengung dengung di telinga saya. "sepertinya masih ada yang kurang, sepertinya masih ada yang kurang pas..". sempat sekali waktu saya hampir bepikir apakah saya akan perlahan mengidap schizophrenia. haha. lagi lagi berbagai pikiran lalu lalang. lagi dan lagi. begitu seterusnya.

tapi di balik semua itu, ternyata ada poros yang menjadi pusat dari segala rasa penasaran, kegelisahan hati, dan keingintahuan saya. poros yang sudah cukup lama saya abaikan. ketentraman bathiniah. entah lah. saya merasa begitu jauh dari Tuhan, saat ini dan saya harap tak akan berlangsung lama. Tuhaaann..saya rindu padaMu..saya rindu saat saat tentramnya jiwa..saat saat hati saya diliputi oleh cerahnya nurMu..

saya merasa sudah terlampau jauh dari jalan yang seharusnya saya tempuh. hati saya berkecamuk. kacau. mungkin ini yang menyebabkan saya sukar untuk menata hati saya agar lebih baik lagi. saya perlu peta untuk kembali pada jalan saya sebelumnya, sebelum saya tersesat lebih jauh. ternyata benar sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa harta bisa dengan mudahnya didapatkan, namun ketentraman bathiniah hanya dimiliki oleh orang orang yang terpilih.

ya Allah..i don't understand WHY.. 

help me find my self back

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar